Dengerin Lagu “You’ll Be in My Heart” dan Intip Gimana Rasanya Jadi Orang Tua
![]() |
source: Pinterest |
Kayaknya kita semua pernah ada di titik itu ya secara ga sadar, dan nyatanya sering kali bentuk cinta paling tulus itu ada dari satu sosok.. orang tua. Tapi sering kali, cinta mereka itu nggak langsung kita pahamin waktu kecil, tapi baru terasa hangatnya setelah kita dewasa, atau saat kita sendiri akhirnya berada di posisi mereka.
Nah, akhir-akhir ini aku lagi dengerin lagu “You’ll Be in My Heart” versi cover-nya NIKI, dan aku rasa lagunya kayak ngajak kita buat ngintip ke dunia Orang tua, yang mungkin untuk beberapa orang belum mencapai fase itu. Pembawaan lagunya yang lembut juga liriknya yang seolah-seolah membawa bisikan dari seorang Ibu yang selalu meyakinkan kita kalau 'Semuanya bakal baik-baik aja nak..'
Yuk kenang kembali rasanya sambil dengerin lagu ini 😊
Kebayang nggak? Suara seorang ibu yang lagi nenangin anaknya nangis, habis mimpi buruk.. Kata-katanya sederhana, tapi ternyata ada kekuatan dibalik itu. Pegangan tangan bagi seorang anak kecil, sama saja seperti dunia (segalanya) bagi mereka. Dan bagi orang tua, itu sama seperti bentuk janji bahwa “Aku akan selalu ada.”
Bagian ini mungkin relate banget dari sudut pandang orang tua. Mereka tahu dunia nggak selalu ramah untuk anak mereka, tapi satu hal yang mereka bisa pastikan, kalau mereka akan tetap melindungi kita selama mereka bisa. Bahkan ketika mereka nggak bisa ikut terus, mereka tetap “di sana” lewat doa, petuah, atau sekadar kenangan tentang pelukan dan tawa mereka.
Ini lirik yang menggambarkan betapa orang tua melihat kita dengan penuh harapan. Di mata mereka, kita memang terlihat seperti anak kecil, tapi mereka tahu kalau kita sudah berjuang sejauh ini, dan kasih sayang dari mereka ikut menguatkan juga. Seringkali mereka nggak menilai dari seberapa besar nilai rapor yang kita dapatkan, sampai mana pencapaian yang sudah kita raih, atau haus akan validasi dari luar tentang anaknya. Buat mereka, kita udah cukup. Kita udah berharga.
Kadang, hubungan anak dan orang tua juga bisa disalahpahamin, entah karena beda generasi, ataupun sudut pandang. Tapi cinta dan kasih sayang mereka tetap ada, tetap diam-diam bertahan, meskipun kadang nggak diungkap secara eksplisit.
"When destiny calls you, you must be strong
I may not be with you, but you’ve got to hold on"
Di lirik ini, seperti sedang mengajak anaknya menghadapi dunia nyata. Orang tua tahu bahwa suatu hari, anaknya akan tumbuh, punya jalan sendiri, dan dihadapkan pada keputusan-keputusan besar dalam hidupnya, yang mungkin nggak akan selalu mudah.
"Destiny" di sini bukan sekadar mimpi atau cita-cita, tapi juga tantangan. Dan kalimat ini seperti pesan yang bilang
“Akan ada saatnya kamu harus berdiri sendiri. Dan kamu harus kuat.”
Karna gak selamanya orang tua bisa bersama anak mereka, akan datang waktu di mana orang tua nggak lagi bisa menemani secara fisik.. entah karena jarak, kematian, atau karena memang udah waktunya sang anak melangkah sendiri. Tapi itu bukan berarti mereka ninggalin. Justru, ini pengingat kalau cinta mereka akan tetap ada, menyertai dari jauh. Di setiap langkah, di setiap keputusan, di setiap kejatuhan anaknya.. cinta mereka tetap jadi sumber kekuatan yang diam-diam menopang.
Nah, ini dia lirik inti dari semuanya. Cinta orang tua itu nggak kenal waktu. Kamu mungkin udah dewasa, udah punya hidupmu sendiri, udah tinggal jauh dan terpisah dari mereka juga.. tapi bagi mereka, kamu tetap anak kecil yang masih suka minta digendong dan nangis kalau ga diturutin. Anak kecil yang manja itu tetap ada di hati mereka, dan mereka juga akan selalu jadi bagian dalam dirimu, meski kadang kamu melupakan hal itu.
![]() |
source: Pinterest |
Ibaratnya kalau lagu ini bisa ngomong, dia bakal bilang
“Nggak apa-apa kamu nggak ngerti sekarang, tapi suatu hari nanti, kamu bakal tahu betapa dalam dan tulusnya cinta itu”
Dan itu benar.. Semakin kita dewasa, semakin kita sadar.. kalau ternyata jadi orang tua itu nggak gampang sama sekali. Mereka nggak sempurna, tapi mereka selalu mencoba. Dan lagu ini kayak suara batin mereka yang mungkin nggak pernah terucap, tapi dapat dirasakan setiap saat, tanpa batas waktu, tak terhingga, sepanjang masa :)
Jadi.. kapan terakhir kali kamu pulang ke orang tuamu?
Coba sempatin buat dengerin lagu ini, tutup mata, dan bayangkan semua memori masa kecilmu bersama mereka, dengan kasih sayang mereka kamu bisa tumbuh seperti sekarang. Nggak heran kalau tiba-tiba kamu jadi nangis sendiri, setelah sadar kalau cinta dan kasih sayang mereka ternyata sebesar itu, dan tidak akan bisa tergantikan. Karena di dunia yang kadang kejam ini, cinta dan kasih sayang mereka adalah salah satu rumah paling aman, dan nyaman untuk pulang.
Dan buat kamu yang mungkin udah kehilangan sosok itu.. peluk kenangannya yaa. Karena meski mereka nggak hadir di dunia ini, mereka masih akan selalu tinggal di hatimu. Selamanya.
“You’ll be in my heart, always.”
Kalau kamu suka artikel ini, boleh share ke orang-orang tersayang yaa, Siapa tahu mereka juga lagi butuh pelukan lewat lagu ini 🤍 Jangan lupa juga cek artikel lainnya di akun Titlelogy ku yaa! Karena tiap lagu tuh, selalu bisa jadi cermin buat kita 😉
Sampai jumpa di lagu Berikutnya!
sedih banget ih
BalasHapusLope buat papah mamah🥺🥺
BalasHapusPlease mau request lagu dari Niki yg paths :(((
BalasHapusgaada yang lebih sedih daripada "tentang orang tua" 😭
BalasHapushmm.. aku jadi ga yakin bisa sekuat ibu nanti..
BalasHapusgk ekspek ternyata lagu ini dari sudut pandang orang tua
BalasHapusga bisa ga nangis kalo tentang orang tua:(
BalasHapusaaa jadi makin sayang sama orang tua :(
BalasHapus